Pengaruh Pembelajaran Interaktif dalam Meningkatkan Perkembangan Sosial Anak Usia Dini

  • Aqilah Taqiyyah Sekolah Tinggi Agama Islam Raudahatul Akmal
  • Nelly Agustina
  • Eni Sri Wahyuni
  • Citra Hanniza Nurul Fadillah
  • Ricka Aulia Saputri
Keywords: anak usia dini, metode eksperimen, pembelajaran interaktif, perkembangan sosial

Abstract

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya perkembangan sosial anak usia dini yang terlihat dari kurangnya kemampuan anak dalam berinteraksi, bekerja sama, berbagi, serta rendahnya rasa percaya diri selama proses pembelajaran. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui pengaruh penerapan metode pembelajaran interaktif terhadap perkembangan sosial anak usia dini di TK Kasih Dusun Mawar Kecamatan Beringin. Penelitian ini menggunakan metode eksperimen dengan desain pretest-posttest design. Subjek penelitian adalah anak usia 4–6 tahun yang mengikuti kegiatan pembelajaran selama kurang lebih satu bulan. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui observasi, tes perkembangan sosial anak, dan dokumentasi. Kegiatan pembelajaran interaktif diterapkan melalui bermain peran, bernyanyi bersama, permainan kelompok, dan aktivitas kolaboratif lainnya yang melibatkan partisipasi aktif anak. Data dianalisis menggunakan teknik deskriptif kuantitatif dengan membandingkan hasil pretest dan posttest perkembangan sosial anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa metode pembelajaran interaktif memberikan pengaruh positif terhadap perkembangan sosial anak. Peningkatan terlihat pada kemampuan interaksi sosial, kerja sama, kemampuan berbagi, serta rasa percaya diri anak selama proses pembelajaran berlangsung. Selain itu, suasana belajar menjadi lebih aktif, menyenangkan, dan partisipatif. Dengan demikian, metode pembelajaran interaktif terbukti efektif dalam meningkatkan perkembangan sosial anak usia dini dan dapat dijadikan sebagai alternatif strategi pembelajaran di lembaga PAUD.

References

Aisyah, S., & Rohita. (2021). Pengaruh metode bermain peran terhadap perkembangan sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(2), 120–128.

Andriani, D. (2020). Pembelajaran interaktif dalam meningkatkan keterampilan sosial anak TK. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 4(1), 85–93.

Arikunto, S. (2019). Prosedur penelitian suatu pendekatan praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Berk, L. E. (2018). Development through the lifespan. Boston: Pearson Education.

Bredekamp, S. (2017). Effective practices in early childhood education. Boston: Pearson.

Creswell, J. W. (2017). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches. California: Sage Publications.

Djamarah, S. B. (2018). Psikologi belajar. Jakarta: Rineka Cipta.

Fitriani, L., & Hasanah, U. (2022). Pengembangan kemampuan sosial anak melalui metode kerja kelompok. Jurnal Golden Age, 6(2), 145–153.

Hidayati, N. (2021). Implementasi student centered learning pada pendidikan anak usia dini. Jurnal PAUD Teratai, 10(1), 33–41.

Hurlock, E. B. (2018). Perkembangan anak. Jakarta: Erlangga.

Isjoni. (2020). Cooperative learning sebagai upaya meningkatkan interaksi sosial anak. Jurnal Pendidikan Humaniora, 8(2), 77–85.

Kemendikbud. (2020). Standar nasional pendidikan anak usia dini. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

Kurniawati, E., & Suryana, D. (2021). Efektivitas metode pembelajaran aktif terhadap perkembangan sosial emosional anak. Jurnal Obsesi: Jurnal Pendidikan Anak Usia Dini, 5(3), 210–219.

Lestari, P. (2020). Peran guru dalam meningkatkan kemampuan sosial anak usia dini. Jurnal Pendidikan Tambusai, 4(3), 1980–1988.

Moleong, L. J. (2018). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Mulyasa. (2020). Manajemen PAUD. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Musfiroh, T. (2017). Pengembangan Kecerdasan Majemuk Anak Usia Dini. Jakarta: Universitas Terbuka.

Nugraheni, R., & Wulandari, F. (2022). Pengaruh Kegiatan Bernyanyi Terhadap Interaksi Sosial Anak Usia Dini. Jurnal Anak Usia Dini Holistik Integratif, 7(1), 55–63.

Piaget, J. (2018). The psychology of the child. New York: Basic Books.

Pratiwi, D. A. (2021). Metode Pembelajaran Interaktif Pada Pendidikan Anak Usia Dini. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 3(2), 100–108.

Rahmawati, I., & Nurhayati. (2022). Penerapan Permainan Edukatif Dalam Meningkatkan Kerja Sama Anak TK. Jurnal Pendidikan Anak, 11(1), 67–75.

Sanjaya, W. (2019). Strategi Pembelajaran Berorientasi Standar Proses Pendidikan. Jakarta: Kencana.

Santrock, J. W. (2017). Child development. New York: McGraw-Hill.

Slavin, R. E. (2018). Educational psychology: Theory and practice. Boston: Pearson.

Slameto. (2017). Belajar Dan Faktor-Faktor Yang Mempengaruhinya. Jakarta: Rineka Cipta.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Pendidikan. Bandung: Alfabeta.

Sujiono, Y. N. (2019). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.

Suyadi. (2021). Psikologi belajar PAUD. Yogyakarta: Pedagogia.

Suyanto, S. (2018). Dasar-dasar pendidikan anak usia dini. Yogyakarta: Hikayat Publishing.

Trianto. (2017). Model pembelajaran terpadu. Jakarta: Bumi Aksara.

Uno, H. B. (2019). Model pembelajaran. Jakarta: Bumi Aksara.

Vygotsky, L. S. (2018). Mind in society. Cambridge: Harvard University Press.

Yamin, M. (2020). Strategi Pembelajaran Aktif. Jakarta: Gaung Persada.

Yusuf, S. (2019). Psikologi Perkembangan Anak Dan Remaja. Bandung: PT Remaja Rosdakarya.

Zubaedi. (2018). Desain Pendidikan Karakter. Jakarta: Kencana.

Published
2026-07-16