MENGEMBANGKAN KREATIVITAS SISWA MI
Abstract
Kreativitas memang bukan salah faktor utama dalam pendidikan tapi pendidikan yang baik adalah pendidikan yang mampu menstimulus siswanya untuk mengembangkan kreativitasnya. Kreativitas merupakan ciri keberanian manusia yang menggemakan siapa dirinya dan apa menjadi apa manusia tersebut di kemudian hari. Kreativitas berakar dalam rasa keingintahuan dan keterbukaan alamiah individu ketika menjelajahi dunia sekelilingnya dan mencari tahu tentang dirinya. Penelitian menggunakan metode literatur review dimana peneliti melakukan pengamatan terhadap hasil penelitian yang dilakukan peneliti lain yang tersaji dalam jurnal penelitian. Hasil penelitian menunjukan terdapat korelasi yang signifikan antara model pembelajaran dengan pengembangan kreativitas.
Creativity may not be the primary factor in education, but good education is education that is capable of stimulating students to develop their creativity. Creativity is a hallmark of human courage that echoes who a person is and what they will become in the future. Creativity is rooted in an individual's natural curiosity and openness when exploring the world around them and discovering themselves. The research used a literature review method, where the researcher observed the results of studies conducted by other researchers presented in research journals.
Downloads
References
Beetlestone, F. (2011). Creative Learning: Strategi Pembelajaran Kreatif. Bandung: Nusa Media.
Depdiknas. (2003). Undang-undang No. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. Jakarta:
Depdiknas
Gardner, H. (1993). Multiple Intelligences: The Theory in Practice. New York: Basic Books.
Hurlock, E. B. (2012). Perkembangan Anak Jilid 2. Jakarta: Erlangga.
Munandar, U. (2014). Pengembangan Kreativitas Anak Berbakat. Jakarta: Rineka Cipta.
Copyright (c) 2026 Ar-raudah: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.


















