https://ojs.staira.ac.id/index.php/raudah/issue/feedAr-raudah: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan2026-06-15T01:51:28+07:00Rizky Rinaldi, M.Komlp2m@staira.ac.idOpen Journal Systems<p align="justify"><strong>Ar-raudah: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan</strong> adalah jurnal nasional, yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang ilmu pendidikan dan keagamaan namun tak terbatas secara implisit serta ada biaya dalam proses submisi hingga publikasi.</p> <p align="justify"><strong>Ar-raudah: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan</strong> menerbitkan paper secara berkala 2 kali setahun yaitu pada bulan <strong>Juni</strong> dan <strong>Desember</strong>.</p>https://ojs.staira.ac.id/index.php/raudah/article/view/811ANALISIS PENDIDIKAN KARAKTER DISIPLIN MELALUI PEMBIASAAN PADA SISWA SEKOLAH DASAR2026-06-15T01:51:28+07:00Bintang Agreska Putri binb88946@gmail.comAinun Basyiroainunbasyiro1503@gmail.comRisma Fitri Yanti Purba rsmaftriyntipurba14@gmail.comKhairun Nisakhairunnisa.kn296@gmail.com<p>Permasalahan utama yang melatarbelakangi penelitian ini adalah masih kurang optimalnya penanaman karakter disiplin pada siswa melalui kegiatan pembiasaan di lingkungan sekolah. Kondisi tersebut mendorong perlunya upaya sistematis agar siswa memiliki sikap disiplin yang tercermin tidak hanya di sekolah, tetapi juga di rumah dan masyarakat. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan melibatkan kepala sekolah, guru, serta siswa sebagai informan utama. Penelitian dilaksanakan di SD Negeri 106184, Lubuk Pakam. Data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan studi dokumentasi, kemudian dianalisis dengan model Miles dan Huberman yang meliputi proses reduksi data, penyajian data, serta penarikan kesimpulan. Keabsahan data diperoleh melalui teknik triangulasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penanaman karakter disiplin dilakukan melalui berbagai strategi pembiasaan, antara lain: penyusunan program pendidikan karakter, penerapan peraturan sekolah dan kesepakatan kelas, penggunaan buku penghubung untuk memantau perilaku disiplin siswa di rumah, penyampaian pesan moral melalui media visual di lingkungan sekolah, serta keterlibatan orang tua dan komite sekolah dalam mendukung pembentukan karakter disiplin. Temuan ini menegaskan pentingnya kolaborasi seluruh pihak sekolah untuk menciptakan budaya disiplin yang konsisten bagi siswa.</p>2026-06-08T19:18:25+07:00Copyright (c) 2026 Ar-raudah: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaanhttps://ojs.staira.ac.id/index.php/raudah/article/view/256Menumbuhkan Kesadaran Bela Negara Bagi Kalangan Milenial : Peran Pendidikan dan Organisasi Kepemudaan2026-06-15T01:51:10+07:00Fabi Ayyi Afnaninfebiayyi.afnanin05@gmail.comChairunnisachrnnisa4@gmail.comDiva Keysha Aura Silalahidivakeysha5@gmail.comHeri Muntheherimunte09@gmail.com<p style="font-weight: 400;"><em>The nation's future rests on the shoulders of millennials, who will be responsible for upholding its integrity and sovereignty. However, a concerning decline in national defense awareness has been observed among this generation within the globalized world. Therefore, it is crucial to reignite their passion for national defense. Educational institutions and youth organizations hold significant power in cultivating this awareness. Schools can integrate nationalistic values and patriotism into formal education through curriculum subjects and extracurricular activities. Youth organizations can function as a platform for millennials to translate these values into tangible actions through real-world exercises. Reinvigorating national defense awareness among millennials necessitates a long-term and multifaceted approach. Collaboration between the government, schools, youth organizations, and families is essential to cultivate a generation that not only understands the importance of national defense but also stands prepared to be the vanguard in safeguarding the nation's integrity and sovereignty.</em></p>2026-06-08T19:33:09+07:00Copyright (c) 2026 Ar-raudah: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan