https://ojs.staira.ac.id/index.php/raudah/issue/feedAr-raudah: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan2026-07-27T02:29:35+07:00Rizky Rinaldi, M.Komlp2m@staira.ac.idOpen Journal Systems<p align="justify"><strong>Ar-raudah: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan</strong> adalah jurnal nasional, yang didedikasikan untuk publikasi hasil penelitian yang berkualitas dalam bidang ilmu pendidikan dan keagamaan namun tak terbatas secara implisit serta ada biaya dalam proses submisi hingga publikasi.</p> <p align="justify"><strong>Ar-raudah: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan</strong> menerbitkan paper secara berkala 2 kali setahun yaitu pada bulan <strong>Juni</strong> dan <strong>Desember</strong>.</p>https://ojs.staira.ac.id/index.php/raudah/article/view/957 PENERAPAN PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA MELALUI PEMBELAJARAN DI SEKOLAH DASAR2026-07-27T02:29:35+07:00Nina Badriah Gajahff2556319@gmail.comSalsabila Khairani Batubaraff2556319@gmail.comRopiah Lubisff2556319@gmail.comSamila Agustinaff2556319@gmail.comSri Devi Wahyuniff2556319@gmail.comNatasya Aribahff2556319@gmail.comEvi Tri Asmitaff2556319@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk menjabarkan (1) perencanaan projek penguatan profil pelajar pancasila melalui proses pembelajaran disekolah dasar, (2) penerapan projek penguata profil pelajar pancasila melalui sekolah dasar(3) faktor yang mempengaruhi penerapan projek penguatan profil pelajar pancasila melalui program ini untuk literasi lingkungan pada sekolah penggerak. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, dengan jenis penelitian studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan pada penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan dokumentasi. Teknik pemeriksaan keabsahan data pada penelitian ini yaitu dengan cara triangulasi sumber dan metode. Hasil penelitian menunjukan bahwa: (1) Perencanaan projek penguatan profil pelajar pancasila melalui pembelajaran disekolah dasar, ada beberapa tahapan, yaitu: membentuk tim fasilitator projek penguatan profil pelajar pancasila, merancang dimensi, tema projek, dan alokasi waktu, merancang modul proyek, dan menyusun strategi evaluasi dalam hasil proyek. (2) Penerapan projek penguatan profil pelajar pancasila melalui pembelajaran disekolah dasar untuk literasi lingkungan pada sekolah penggerak sudah terlaksana dengan baik melalui beberapa tahapan, yaitu: pertama tahap pengenalan, artinya mengenalkan kepada siswa tentang karakter baik dan buruk. Kedua tahap kontekstualisasi, yaitu menghadirkan pembelajaran dengan menggunakan video. Ketiga tahap aksi, artinya aksi nyata pelaksanaan program salam gru dan orangtua sebelum berangkat sekolah. Keempat tahap refleksi, guna mengukur hasil belajar siswa, dan kelima tahap umpan balik.</p>2026-07-04T14:59:45+07:00Copyright (c) 2026 Ar-raudah: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaanhttps://ojs.staira.ac.id/index.php/raudah/article/view/1006PENDIDIKAN MULTIKULTURALISME SEBAGAI PONDASI TOLERANSI DI SEKOLAH2026-07-27T02:28:50+07:00Ahmad Fauzyfauzi@staira.ac.id Zulfahmi Nasutionfauzi@staira.ac.idAnita Maulidyafauzi@staira.ac.id<p>Pendidikan multikultural hadir sebagai pendekatan yang bertujuan menanamkan nilai-nilai penghargaan terhadap perbedaan, kesetaraan, keadilan, dan toleransi kepada peserta didik sehingga mampu hidup berdampingan secara harmonis dalam masyarakat yang majemuk. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan konsep pendidikan multikulturalisme, menjelaskan tujuan dan manfaatnya, menguraikan prinsip-prinsip yang mendasarinya, serta menganalisis implementasi dan tantangan penerapannya dalam konteks pendidikan di Indonesia. Penelitian menggunakan metode studi kepustakaan (library research) dengan pendekatan deskriptif kualitatif melalui analisis berbagai literatur ilmiah yang relevan, meliputi buku dan artikel jurnal. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendidikan multikultural tidak hanya berorientasi pada penyampaian pengetahuan mengenai keberagaman, tetapi juga berperan dalam membentuk karakter peserta didik agar memiliki sikap toleran, demokratis, humanis, serta menghormati hak setiap individu tanpa memandang latar belakangnya. Implementasi pendidikan multikultural dapat diwujudkan melalui pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran yang inklusif, budaya sekolah yang menghargai keberagaman, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, masyarakat, dan pemerintah. Walaupun masih menghadapi berbagai tantangan seperti diskriminasi, intoleransi, perundungan, serta belum meratanya pemahaman pendidik mengenai pendidikan multikultural, penerapan yang dilakukan secara konsisten diyakini mampu memperkuat persatuan bangsa dan menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih adil, inklusif, serta harmonis.</p>2026-07-19T11:41:27+07:00Copyright (c) 2026 Ar-raudah: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaanhttps://ojs.staira.ac.id/index.php/raudah/article/view/975UPAYA MENINGKATKAN KEMANDIRIAN ANAK USIA DINI MELALUI KEGIATAN PEMBIASAAN RUTIN HARIAN DI RA AL-HAFIZ H. ALI2026-07-27T02:29:13+07:00Dinda, Dinda Arifin, Mira Andriyani arifindinda09@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk meningkatkan kemandirian anak usia dini melalui penerapan kegiatan pembiasaan rutin harian di PAUD RA Al-Hafiz H. Ali. Penelitian tindakan kelas ini menggunakan model Kemmis dan McTaggart yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah 15 anak kelompok B usia 5-6 tahun. Teknik pengumpulan data menggunakan observasi dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan peningkatan kemandirian anak secara signifikan. Pada kondisi awal, 66,7% anak berada pada kategori Belum Berkembang (BB) dan 0% pada kategori Berkembang Sangat Baik (BSB). Setelah siklus I, terjadi peningkatan dengan 40% anak mencapai kategori Berkembang Sesuai Harapan (BSH) dan 13,3% pada kategori BSB. Pada siklus II, terjadi peningkatan lebih lanjut dengan 86,7% anak mencapai kategori BSH atau BSB. Kegiatan pembiasaan rutin harian yang terdiri dari pembiasaan saat datang, istirahat/makan, dan pulang terbukti efektif meningkatkan kemandirian anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penerapan kegiatan pembiasaan rutin harian dapat meningkatkan kemandirian anak usia dini secara efektif.</p>2026-07-19T00:00:00+07:00Copyright (c) 2026 Ar-raudah: Jurnal Pendidikan Dan Keagamaan