https://ojs.staira.ac.id/index.php/IJOMSS/issue/feedIndonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies2026-01-28T07:53:42+07:00Rizky Rinaldirizkyrinaldi@staira.ac.idOpen Journal Systems<p><strong>Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies (IJOMSS)</strong> E-ISSN: <a href="https://issn.brin.go.id/terbit/detail/20230707462246214" target="_blank" rel="noopener">2988-7046</a> (Online - Elektronik) adalah jurnal yang ditujukan untuk publikasi artikel ilmiah yang diterbitkan oleh LPPM STAI Raudhatul Akmal dan di terbitkan 6 kali dalam setahun yaitu Januari, Maret, Mei, Juli, September, November. <strong>Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies (IJOMSS)</strong> sebagai sebuah jurnal ilmiah diharapkan dapat menunjukkan kepada masyarakat luas akan kekayaan khazanah keilmuan melingkupi berbagai dimensi kehidupan. Ruang lingkup dan fokus terkait dengan penelitian dengan pendekatan Multidisipliner, yang meliputi: Ilmu Ekonomi dan Bisnis, Humaniora, Ilmu Sosial, Komunikasi, Teknik, dan Informatik serta Ilmu Pendidikan.</p>https://ojs.staira.ac.id/index.php/IJOMSS/article/view/732Analisis Kemampuan Literasi Dan Numerasi Siswa Kelas II MIN 1 Deli Serdang Dalam Pemecahan Masalah Matematika2026-01-18T09:11:05+07:00Yeni Wardah Napitupuluwardahna70@gmail.comMuhammad Azhariari.tandam@gmail.comEka Zul Wahyudiekazulwahyudi@staira.ac.id<p>Penelitian ini bertujuan menganalisis kemampuan literasi dan numerasi siswa kelas II MIN 1 Deli Serdang Desa Medan Senembah serta mengidentifikasi faktor-faktor yang memengaruhinya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kemampuan literasi dan numerasi siswa berada pada kategori cukup baik. Siswa mampu memahami bacaan sederhana, menjawab pertanyaan, menulis kembali informasi, serta melakukan operasi hitung dasar, mengenali bentuk bilangan, dan memahami pola sederhana. Namun, sebagian siswa masih kesulitan dalam memahami bacaan yang lebih kompleks dan menerapkan konsep berhitung dalam kehidupan sehari-hari. Kemampuan siswa dipengaruhi oleh faktor internal (minat, motivasi, konsentrasi, dan kemampuan awal) serta faktor eksternal (dukungan orang tua, strategi guru, sarana prasarana, dan lingkungan belajar). Penelitian ini menegaskan pentingnya kolaborasi antara siswa, guru, orang tua, dan sekolah dalam memperkuat literasi dan numerasi melalui pembelajaran yang tepat dan kebiasaan literasi yang berkelanjutan.</p>2026-01-18T07:37:06+07:00Copyright (c) 2026 Yeni Wardah Napitupulu, Muhammad Azhari, Eka Zul Wahyudihttps://ojs.staira.ac.id/index.php/IJOMSS/article/view/826Curriculum Evaluation of Formal Diniyah Education Program at Al-Junaidiyah Biru Islamic Boarding School Using the Cipp Model2026-01-18T07:50:30+07:00Ismailismailbolongan@gmail.comNasir Mahmudnatsirmahmud@gmail.comAmrah Kasimamrahkasim1964@gmail.comST. Syamsudduhast.syamsudduha@uin-alauddin.ac.id<p>This study evaluates the curriculum implementation program of the Formal Diniyah Education Unit (PDF) at Al-Junaidiyah Biru Islamic Boarding School, Bone Regency, using the CIPP (Context, Input, Process, Product) evaluation model. The research employs a qualitative approach with data collected through interviews, observation, and documentation. Results indicate that: (1) Context evaluation shows the environment and conditions of PDF Ulya Al-Junaidiyah Biru adequately support curriculum implementation, though teacher understanding of the PDF curriculum remains uneven due to lack of training; (2) Input evaluation reveals that while the institution uses four curriculum components (Islamic education, general education, local content, and i’dad), facilities and infrastructure have not met quality standards; (3) Process evaluation demonstrates that teacher preparation remains suboptimal, with conventional teaching models still dominant and limited innovation in learning approaches; (4) Product evaluation shows satisfactory academic achievement, with students ranking 3rd nationally in the 2024 National Examination among 59 PDF Ulya institutions across Indonesia. The study recommends enhancing teacher competencies through systematic training, improving infrastructure quality, developing varied learning methods, and strengthening collaboration between PDF leadership, Dewan Masyayikh, and the Ministry of Religious Affairs to optimize curriculum implementation.</p>2026-01-18T07:41:36+07:00Copyright (c) 2026 Ismail, Nasir Mahmud, Amrah Kasim, ST. Syamsudduhahttps://ojs.staira.ac.id/index.php/IJOMSS/article/view/822Pengembangan LKPD Berbasis Keterampilan Proses Sains Bermuatan Potensi Lokal Deli Serdang (Famili: Musaceae) Pada Materi Keanekaragaman Hayati2026-01-18T07:50:30+07:00Ayu Fitri Jumainfitayujum2012@gmail.com<p>Penelitian ini bertujuan untuk mengembangkan Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD) berbasis Keterampilan Proses Sains (KPS) yang memuat potensi lokal Kabupaten Deli Serdang, khususnya famili Musaceae, pada materi Keanekaragaman Hayati. Jenis penelitian yang digunakan ialah penelitian dan pengembangan (Research and Development) dengan model 4D (Define, Design, Develop, Disseminate). Tahap define meliputi analisis kebutuhan, peserta didik, konsep, tugas, dan tujuan pembelajaran; tahap design mencakup penyusunan rancangan LKPD berbasis KPS dengan integrasi potensi lokal; tahap develop melibatkan proses validasi oleh ahli materi dan ahli media; sedangkan tahap disseminate dilakukan melalui uji coba terbatas pada peserta didik kelas X SMA. Hasil validasi menunjukkan LKPD berada pada kategori “sangat valid” dengan skor 95% dari ahli materi dan 92% dari ahli media. Uji kepraktisan memperoleh nilai 84% dari guru dan 98% dari peserta didik, yang keduanya termasuk kategori “sangat praktis”. Efektivitas LKPD ditunjukkan melalui peningkatan hasil belajar dengan rata-rata nilai N-Gain sebesar 0,76 (kategori tinggi). Dengan demikian, LKPD berbasis KPS bermuatan potensi lokal ini dinyatakan valid, praktis, dan efektif digunakan dalam pembelajaran biologi, khususnya untuk meningkatkan keterampilan proses sains dan pemahaman peserta didik terhadap konsep keanekaragaman hayati.</p>2026-01-18T07:49:36+07:00Copyright (c) 2026 Ayu Fitri Jumainhttps://ojs.staira.ac.id/index.php/IJOMSS/article/view/828Strategi Guru Pendidikan Agama Islam dalam Mengatasi Kesulitan Belajar Siswa di Madrasah Tsanawiyah2026-01-18T08:05:49+07:00Halmizalhalmizal.panipahan@gmail.comMuhammad Azhariari.tandam@gmail.comHamzahhamzah@staira.ac.id<p>Kesulitan belajar dalam Pendidikan Agama Islam merupakan tantangan pedagogis yang memerlukan strategi pembelajaran adaptif dan komprehensif. Penelitian ini mengeksplorasi implementasi strategi pembelajaran oleh guru Pendidikan Agama Islam dalam mengatasi kesulitan belajar siswa serta menganalisis faktor-faktor yang memengaruhi efektivitasnya. Menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif, penelitian dilakukan di Madrasah Tsanawiyah Bustanul Ulum Desa Sidodadi dengan melibatkan satu guru PAI dan lima siswa kelas VII melalui wawancara mendalam, observasi partisipatif, dan analisis dokumentasi. Temuan mengungkapkan bahwa guru menerapkan empat strategi utama: pendekatan pembelajaran individual yang memberikan bimbingan personal di luar jam pelajaran; pemanfaatan media pembelajaran berbasis teknologi seperti video dan gambar interaktif; diskusi kelompok kolaboratif untuk konstruksi pengetahuan bersama; serta pemberian umpan balik spesifik pasca-evaluasi. Faktor penyebab kesulitan belajar yang teridentifikasi meliputi keterbatasan kapasitas memori dalam mengingat materi kompleks seperti ayat Al-Qur’an dan kronologi sejarah Islam, rendahnya motivasi intrinsik siswa, serta heterogenitas gaya belajar yang tidak sepenuhnya terakomodasi. Evaluasi efektivitas menunjukkan bahwa integrasi keempat strategi tersebut secara signifikan meningkatkan pemahaman konseptual siswa terhadap materi abstrak dan kompleks. Kontribusi penelitian ini terletak pada identifikasi pola strategi pembelajaran holistik yang menggabungkan dimensi kognitif, afektif, dan teknologi dalam konteks pendidikan keagamaan. Implikasi praktis mencakup rekomendasi pengembangan model pembelajaran PAI yang lebih adaptif, personalized, dan technology-enhanced untuk mengakomodasi keberagaman karakteristik belajar siswa di era digital.</p>2026-01-18T08:05:49+07:00Copyright (c) 2026 Halmizal, Muhammad Azhari, Hamzahhttps://ojs.staira.ac.id/index.php/IJOMSS/article/view/829Penerapan Model Pembelajaran Kooperatif Tipe Think Pair Share Untuk Meningkatkan Motivasi dan Hasil Belajar IPS Siswa Sekolah Dasar2026-01-18T08:47:51+07:00Sindiyana Auliaasindiyana@gmail.comHoirul Amru Siregarhoirulamrusiregar@staira.ac.idMasyitahmasyitah@staira.ac.id<p>Penelitian ini mengkaji penerapan model pembelajaran kooperatif tipe Think Pair Share dalam meningkatkan motivasi dan hasil belajar IPS siswa kelas IV sekolah dasar. Permasalahan utama yang dihadapi adalah rendahnya motivasi belajar siswa akibat pembelajaran yang masih bersifat konvensional, sehingga berdampak pada capaian hasil belajar yang kurang optimal. Tujuan penelitian adalah menganalisis pengaruh model Think Pair Share terhadap motivasi dan hasil belajar siswa pada pembelajaran IPS materi interaksi manusia dengan lingkungan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain quasi-experimental tipe nonequivalent control group design yang melibatkan 56 siswa dari dua kelas paralel sebagai kelompok eksperimen dan kontrol. Instrumen penelitian berupa angket motivasi belajar dan tes hasil belajar yang telah divalidasi. Data dianalisis menggunakan uji paired sample t-test dan MANOVA dengan bantuan SPSS versi 26. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model Think Pair Share memberikan pengaruh signifikan terhadap motivasi belajar dengan nilai signifikansi 0,096 (p > 0,05) dan hasil belajar dengan nilai signifikansi 0,156 (p > 0,05). Rata-rata motivasi belajar kelompok eksperimen meningkat dari 70,50 menjadi 86,00, sedangkan hasil belajar meningkat dari 52,50 menjadi 78,57. Model Think Pair Share efektif menciptakan pembelajaran interaktif yang mendorong siswa berpikir kritis, berkolaborasi dengan pasangan, dan berbagi pemahaman dalam diskusi kelas. Implikasi penelitian ini merekomendasikan penerapan model Think Pair Share sebagai alternatif pembelajaran IPS di sekolah dasar untuk meningkatkan keterlibatan aktif siswa dan optimalisasi capaian pembelajaran.</p>2026-01-18T08:47:41+07:00Copyright (c) 2026 Sindiyana Aulia, Hoirul Amru Siregar, Masyitahhttps://ojs.staira.ac.id/index.php/IJOMSS/article/view/830Implementasi Strategi The Learning Cell Untuk Meningkatkan Keaktifan Belajar Siswa Pada Pembelajaran Pendidikan Agama Islam2026-01-18T09:08:53+07:00Wibowo Iskandarwibowo.iskandar0727@gmail.comMuhammad Azhariari.tandam@gmail.comIrfa Waldiirfawaldi@staira.ac.id<p>Rendahnya keaktifan belajar siswa dalam pembelajaran Pendidikan Agama Islam (PAI) masih menjadi tantangan di berbagai institusi pendidikan, termasuk di SMK 16 Al-Washliyah Petumbukan. Penelitian ini bertujuan menganalisis pengaruh strategi The Learning Cell terhadap keaktifan belajar siswa pada mata pelajaran PAI. Metode penelitian menggunakan pendekatan kuantitatif dengan desain korelasional. Sampel penelitian adalah 35 siswa kelas X yang dipilih menggunakan teknik simple random sampling. Instrumen pengumpulan data berupa angket dengan skala Likert yang telah tervalidasi. Analisis data menggunakan teknik korelasi product moment Pearson. Hasil penelitian menunjukkan nilai koefisien korelasi (r) sebesar 0,7 yang berada pada rentang 0,70-0,90, mengindikasikan hubungan kuat dan signifikan antara implementasi strategi The Learning Cell dengan keaktifan belajar siswa. Temuan ini diperkuat dengan hasil uji signifikansi pada taraf 5% (rt = 0,324) dan 1% (rt = 0,418), di mana rhitung > rtabel. Strategi The Learning Cell terbukti efektif meningkatkan partisipasi aktif siswa melalui mekanisme pembelajaran berpasangan yang mendorong siswa untuk bertanya, menjawab, dan berdiskusi secara sistematis. Implikasi praktis penelitian ini menawarkan alternatif strategi pembelajaran yang dapat diterapkan guru PAI untuk menciptakan pembelajaran aktif, kolaboratif, dan bermakna.</p>2026-01-18T09:08:53+07:00Copyright (c) 2026 Wibowo Iskandar, Muhammad Azhari, Irfa Waldihttps://ojs.staira.ac.id/index.php/IJOMSS/article/view/870The Role of Play-Based Digital Storytelling in Enhancing Social-Emotional Competencies in Preschool Children2026-01-26T09:09:21+07:00Zetira Ahmadadiahmad290570@gmail.com<p>This study explores the impact of play-based digital storytelling on the social-emotional development of children aged 4-5 years. In an increasingly digital world, the integration of technology in Early Childhood Education (ECE) remains a subject of debate. This research utilized a mixed-methods approach, observing 40 preschool children over an eight-week intervention period. Results indicate that when digital storytelling is integrated with collaborative play, children demonstrate significant improvements in empathy, turn-taking, and emotional regulation. The findings suggest that digital tools, when used as a medium for collaborative creation rather than passive consumption, can be a powerful catalyst for social-emotional growth. This study challenges the conventional digital isolation narrative by proving that shared digital interfaces can serve as powerful social mediators when implemented through structured, peer-oriented frameworks.</p>2026-01-26T09:09:21+07:00Copyright (c) 2026 Zetira Ahmadhttps://ojs.staira.ac.id/index.php/IJOMSS/article/view/879Rekonstruksi Kompetensi Pedagogik Digital Guru PAI: Sintesis Kualitatif Model Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) Dalam Konteks Islam2026-01-28T07:53:42+07:00Rinaldi Rizkyrizkyrinaldi.staira@gmail.com<p>Transformasi digital dalam pendidikan Islam menghadirkan dilema epistemologis yang belum terpecahkan oleh kerangka kerja pedagogik konvensional. Model Technological Pedagogical Content Knowledge (TPACK) yang dikembangkan Mishra dan Koehler, meskipun populer di kalangan pendidik, cenderung bersifat value-free dan gagal menangkap dimensi sakral pendidikan Islam. Penelitian meta-sintesis kualitatif ini bertujuan untuk: (1) mengidentifikasi tema-tema kunci hambatan guru PAI dalam menerapkan TPACK, (2) melakukan penerjemahan timbal balik (reciprocal translation) antar studi kualitatif untuk menemukan pola lintas konteks, dan (3) merekonstruksi kerangka kerja TPACK yang kontekstual dengan nilai-nilai Islam. Menggunakan protokol meta-sintesis Noblit dan Hare, penelitian ini mensintesis 24 studi kualitatif dari berbagai negara (Indonesia, Malaysia, Brunei, dan Timur Tengah) yang dipublikasikan dalam 10 tahun terakhir (2015-2025). Hasil sintesis mengungkapkan tiga tema utama: (a) kesenjangan nilai antara netralitas teknologi dan sakralitas konten PAI, (b) negosiasi identitas guru PAI sebagai ‘penyampai wahyu’ versus ‘fasilitator digital’, dan (c) redefinisi ‘knowledge’ dari data-informasi menjadi ilmu-amal. Artikel ini mengusulkan model i-TPACK (Islamic TPACK) yang menambahkan dimensi Values (V) sebagai lingkaran pembungkus ketiga domain TPACK klasik, menciptakan kerangka kerja TVPACK yang mengintegrasikan akidah, syariah, dan akhlak sebagai filter pedagogis. Kontribusi teoretis penelitian ini adalah rekonseptualisasi kompetensi digital guru PAI dari kemampuan teknis menjadi literasi teologis-teknologis.</p>2026-01-28T07:53:42+07:00Copyright (c) 2026 Rinaldi Rizky