Hubungan Intensitas Mengakses Konten Dakwah di Tiktok dengan Tingkat Religiusitas Remaja TPA Al-Amin Sribasuki Lampung
Abstract
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara intensitas mengakses konten dakwah di TikTok dengan tingkat religiusitas remaja di TPA Al-Amin Sribasuki, Lampung. Fenomena meningkatnya penggunaan media sosial TikTok sebagai platform dakwah Islam di kalangan generasi muda menjadi latar belakang penelitian ini. Penelitian menggunakan metode kuantitatif dengan pendekatan korelasional. Populasi penelitian adalah seluruh remaja di TPA Al-Amin Sribasuki yang berjumlah 25 orang, dengan sampel 20 responden yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Instrumen penelitian berupa kuesioner skala Likert yang telah diuji validitas dan reliabilitasnya. Data dianalisis menggunakan uji korelasi Pearson Product Moment dengan bantuan SPSS versi 25. Hasil penelitian menunjukkan terdapat hubungan positif dan signifikan antara intensitas mengakses konten dakwah di TikTok dengan tingkat religiusitas remaja (r = 0,624; p < 0,05). Artinya, semakin tinggi intensitas remaja dalam mengakses konten dakwah di TikTok, semakin tinggi pula tingkat religiusitasnya. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan strategi dakwah berbasis media digital, khususnya di kalangan remaja.
References
Ancok, D., & Suroso, F. N. (2015). Psikologi Islami: Solusi Islam atas problem-problem psikologi. Pustaka Pelajar.
Arifin, Z., & Nugroho, H. S. (2022). Dakwah di era digital: Pemanfaatan TikTok sebagai media penyebaran pesan Islam di kalangan generasi Z. Jurnal Dakwah dan Komunikasi Islam, 8(2), 145–162.
Hakim, A. L., & Saputra, R. (2021). Pengaruh konten dakwah media sosial terhadap motivasi beribadah santri pondok pesantren. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 9(1), 78–94.
Hidayat, M. F., & Kurniawan, A. (2022). Karakteristik konten dakwah efektif di platform TikTok. Jurnal Komunikasi Islam, 12(1), 112–130.
Ilahi, W. (2017). Komunikasi dakwah. Remaja Rosdakarya.
Jalaluddin. (2016). Psikologi agama: Memahami perilaku keagamaan dengan mengaplikasikan prinsip-prinsip psikologi. Rajawali Pers.
Kurniasih, N., & Wahyudi, A. (2019). Instagram sebagai media dakwah dan pengaruhnya terhadap pengetahuan keagamaan remaja Muslimah di Jakarta. Jurnal Ilmu Dakwah, 39(2), 234–251.
Morissan. (2015). Teori komunikasi: Individu hingga massa. Prenadamedia Group.
Nasrullah, R. (2015). Media sosial: Perspektif komunikasi, budaya, dan sosioteknologi. Simbiosa Rekatama Media.
Prastowo, A. (2018). Hubungan intensitas menonton konten keagamaan di YouTube dengan tingkat religiusitas mahasiswa. Jurnal Komunikasi Pembangunan, 16(2), 188–204.
Putri, W. S. R. (2020). TikTok dan fenomena media baru di Indonesia: Peluang dan tantangan. Jurnal Komunikasi dan Media, 4(1), 45–59.
Rachman, F., & Firdaus, M. (2021). Analisis konten dakwah di platform TikTok: Strategi dan efektivitas. Jurnal Studi Islam dan Dakwah, 3(2), 97–114.
Rahmawati, D. (2020). Korelasi antara frekuensi mengikuti kajian Islam online dengan tingkat religiusitas remaja di Surabaya. Jurnal Psikologi Islam, 7(1), 56–71.
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D (2nd ed.). Alfabeta.
Wahyuni, S., & Setiawan, B. (2019). Media sosial sebagai platform dakwah: Studi pada remaja Muslim di Indonesia. Jurnal Komunikasi dan Masyarakat, 7(2), 123–140.
We Are Social, & Hootsuite. (2023). Digital 2023 Indonesia report. https://wearesocial.com/
Copyright (c) 2026 Muhammad Anwar Sanusi, Dessy Kurnia Mulyani, Bisma Rizky Aulia, Rahma Hidayanti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.



.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)
.png)












