Sistem Pendukung Keputusan Penentuan Lokasi Industri Kota Medan Berbasis SIG dan Weighted Overlay
Abstract
Penentuan lokasi industri merupakan proses penting dalam perencanaan wilayah karena memerlukan pertimbangan berbagai kriteria spasial secara bersamaan agar lokasi yang dipilih sesuai dengan karakteristik wilayah. Penelitian ini bertujuan merancang dan membangun Sistem Pendukung Keputusan (SPK) berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG) untuk membantu penentuan lokasi industri di Kota Medan. Metode yang digunakan adalah Weighted Overlay dengan pembobotan kriteria menggunakan metode Rank Order Centroid (ROC), yang dipilih karena mampu menghasilkan bobot secara objektif berdasarkan urutan prioritas tanpa memerlukan perbandingan berpasangan seperti pada Analytical Hierarchy Process (AHP). Kriteria yang digunakan meliputi jarak terhadap permukiman, kesesuaian penggunaan lahan, dan aksesibilitas jaringan jalan. Data spasial bersumber dari peta Rupa Bumi Indonesia skala 1:50.000 dan diolah menggunakan pustaka GeoPandas pada Google Colab, sedangkan sistem dikembangkan berbasis web menggunakan PHP native, MySQL, dan Leaflet.js. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dari 21 kecamatan di Kota Medan, Kecamatan Medan Belawan memperoleh nilai kesesuaian tertinggi sebesar 4,44 dengan kategori Sangat Sesuai, diikuti Medan Labuhan dan Medan Tuntungan dengan nilai 3,89 pada kategori Sesuai, sembilan kecamatan berkategori Cukup Sesuai, dan sembilan kecamatan berkategori Tidak Sesuai. Pengujian black box terhadap 13 skenario fungsional menunjukkan seluruh hasil berstatus valid. Sistem juga mampu menyajikan visualisasi peta interaktif serta laporan rekomendasi dalam format PDF. Penelitian ini membuktikan bahwa kombinasi ROC dan Weighted Overlay menghasilkan bobot kriteria yang objektif, transparan, dan dapat disesuaikan secara dinamis mengikuti perubahan prioritas kebijakan wilayah.
References
Badan Pusat Statistik Kota Medan. (2024). Ekonomi Kota Medan Tahun 2023 Tumbuh Sebesar 5,04 Persen (y-o-y). BPS Kota Medan. https://medankota.bps.go.id/id/pressrelease/2024/02/28/148/
Barron, F. H., & Barrett, B. E. (1996). Decision quality using ranked attribute weights. Management Science, 42(11), 1515–1523. https://doi.org/10.1287/mnsc.42.11.1515
Chandra, N., & Ayunda, A. T. (2023). Decision support system in coffee supplier selection applying OCRA method with ROC weighting. G-Tech: Jurnal Teknologi Terapan, 7(4). https://doi.org/10.33379/gtech.v7i4.3287
Colin, A. B., & Ardiansah, T. (2024). Sistem pendukung keputusan penentuan wajib pajak berprestasi menggunakan metode Multi-Attribute Utility Theory dan Rank Order Centroid. Journal of Information System Research (JOSH), 5(2), 488–497. https://doi.org/10.47065/josh.v5i2.4686
Farhan, M., & Azis, Z. (2026). Sistem pendukung keputusan penentuan lokasi kolam retensi berbasis AHP dan GIS di Kota Medan. Indonesian Journal of Multidisciplinary Scientific Studies (IJOMSS), 4(6), 373–379. https://doi.org/10.33151/ijomss.v4i6.1123
Kementerian Perindustrian Republik Indonesia. (2024). Kinerja Industri Pengolahan Nonmigas Triwulan III Tahun 2024. Kementerian Perindustrian RI.
Nur, A. A., Sandri, D., Ahmada, N. H., & Purbandini, R. A. (2024). Optimasi penentuan lokasi industri dengan GIS-MCA: Integrasi teknologi untuk analisis spasial mendalam. RABIT: Jurnal Teknologi dan Sistem Informasi Univrab, 9(2), 367–380. https://doi.org/10.36341/rabit.v9i2.5012
Panggabean, I. P. T., Sirojuzilam, Lubis, S., & Purwoko, A. (2025). A GIS-FAHP framework for prioritizing sustainable urban infrastructure: Evidence from Medan, Indonesia. International Journal of Sustainable Development and Planning, 20(10), 4399–4407. https://doi.org/10.18280/ijsdp.201027
Purwaningsih, Y., & Wibowo, A. (2024). Analisis spasial kesesuaian kawasan industri Kota Serang berdasarkan RTRW dengan metode spatial multi-criteria analysis. Geodika: Jurnal Kajian Ilmu dan Pendidikan Geografi, 8(2), 112–126. https://doi.org/10.29408/geodika.v8i2.25819
Wahyuddin, S., Buchari, H., Wahab, I. I., Rahmat, Z., & Fadli, Z. (2021). Land suitability analysis using geographic information system (GIS): A case study in Soppeng district. Journal of Physics: Conference Series, 1918(4), 042154. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1918/4/042154
Wazhari, M. (2025). Rekomendasi lokasi pengembangan kawasan industri di Kabupaten Bogor. Jurnal Wilayah dan Lingkungan, 12(3), 206–224. https://doi.org/10.14710/jwl.12.3.206-224
Copyright (c) 2026 Rendy Febriansyah, Muhammad Haris

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-ShareAlike 4.0 International License.
